Jumat, 12 Juni 2020

SC (Study Club) Sejarah

sejarah31.com - Study Club Sejarah merupakan salah satu gagasan yang dilakukan oleh MGMP Sejarah MA Husnul Khotimah, dimana para guru sejarah mengumpulkan Santri-santri yang kemudian berminat dalam hal-hal sejarah. Kegiatan ini telah berlangsung kurang lebih dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Lantas apa output yang di harapkan dari kegiatan ini, pada awal kegiatan SC Sejarah di fokuskan untuk kegiatan lomba sejarah, namun ada beberapa inisatif dari guru agar dibuatkan program lainnya, karena lomba - lomba berbau sejarah sangat jarang dalam satu tahunnya jika di biarkan maka akan terjadi  kevakuman.

Rapat MGMP Sejarah
MA Husnul Khotimah 
Barulah setelah itu disusun beberapa program, Seperti belajar menulis artikel, membuat video dokumentasi sejarah, atau pun hataman buku sejarah. Kegiatan ini di harapkan mampu menghasilkan minat santri terhadap bidang kesejarahan, dan biasanya anak-anak SC sejarah dapat diandalkan saat pembelajaran sejarah berlangsung (anggota SC biasanya dapat membimbing teman-teman yang tertinggal dalam proses belajar  pelajaran sejarah). Kegiatan SC biasanya berlangsung dua kali dalam kurun waktu satu minggu.

Banyak lomba yang telah di ikuti walaupun baru satu piala yang di hasilkan, beberapa pengajar sepakat bahwa proses akan sebanding dengan hasil dua tahun masih sangat muda untuk bertanya hasil. Semoga kedepannya peseta didik dapat menghasilkan lebih banyak lagi produk kesejarahan baik itu lokal maupun sekala Nasional. Semoga kedepannya SC Sejarah banyak di ikuti oleh sekolah lainnya selain sebagai ajang lomba juga sebagai ajang pembibitan generasi melek Sejarah.

Kontributor : Wawan Hermawan

Senin, 08 Juni 2020

PEMBELAJARAN SEJARAH

MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE


Dalam model pembelajaran ini peserta didik di minta untuk mengkritisi tema melalui gambar yang nantinya akan di tampilkan oleh pengajar baik dalam dua dimensi ataupun tiga dimensi, sebenarnya penerapan ini tidak hanya terfokus pada gambar benda pun bisa. Proses pembelajran di sesuaikan dengan KD (Kopetensi Dasar). 

Konsep ini dapat di gunakan hampir di semua Sub materi mapel sejarah, ke Unggulan model ini seperti yang telah saya lakukan dalam pembelajaran kelas adalah, peserta didik sangat antusias dalam menganalisa keterkaitan gambar dengan materi, Contoh saat materi mengenai hasil kebudayaan Manusia Pra Aksara, ketika saya menampilkan banyak pada layar proyektor seperti ulekan dan keterkaitannya dengan materi saat itu, atau ketika saya membawa lada, biji pala dan rempah saat materi kedatangan bangsa Eropa. Dari pembelajaran ini Peserta Didik dapat membicarakan banyak hal kemudian pegajar mengkerucutkan materi. adapun langkah-langkahnya Sebagai berikut

  1. Guru menyiapkan gambar-gambar ataupun benda yang akan di perlihatkan pada peserta didik
  2. Peserta didik diminta untuk memperhatikan baik gambar ataupun benda yang di bawa oleh pengajar
  3. pengajar memberikan kesempatan pada peserta didik untuk menganalisa gambar ataupun benda yang sebelunya di tunjukan oleh pengajar
  4. Selanjutnya peserta didik di minta untuk membuat kelompok kecil 2 sampai empat orang, dan mencatat kan hasil telaah terhadap gambar pada lembar kerja masing masing kelompok. Proses ini sangat penting dalam pembelajaran ini karena hasil analisa peserta didik akan di tanggapi oleh peserta didik lainnya, pengajar harus memastikan dengan benar bahwa setiap peserta didik memberikan pendapatnya
  5. setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka selanjutnya kelompok lain saling managgapi jika ada perbedaan pendapat
  6. Pengajar selanjutnya menjelaskan materi serta menarik kesimpulan pada materi kali ini, jangan lupa memberikan apresiasi, apresiasi sederhana yang sering di nantikan peserta didik adalah tepuk tangan ataupun ucapan terimakasih telah beelajar dengan serius, walaupun terlihat sederhana namun hal tersebut membentuk karakter saling menghargai baik pengajar pada murid ataupun sebaliknya.
Sebelum melakukan proses pembelajaran tersebut ada beberapa faktor yang perlu di perhatikan di antaranya kesiapan belajar peserta didik dan pengelompokan peserta didik jangan samapi timpang. Dalam proses belajar saling membantu adalah hal baik dan perlu di ajarkan, namun tidak dibenarkan saling mambantu saat proses test mandiri.

Semoga penerapan model pembelajaran ini dapat memudahkan dalam proses belajar mengajar Guru Sejarah di manapun berada.

K
ontributor : W.Hermawan

PEMBELAJARAN SEJARAH SEBAGAI ILMU KISAH DAN PERISTIWA

MGMP.S - Materi kita kali ini mengenai bagaimana sejarah dapat dikategorikan sebagai Ilmu, Kisah, peristiwa pembelajaran kali ini Peserta didik di minta untuk mendiskusikan beberapa cuplikan buku. Kegiatan Awal di mulai dengan berdoa serta menyampaikan materi terkait hal tersebut, kemudian Peserta didik di bagi ke dalam empat kelompok selanjutnya setiap kelompkmakan mendapatkan artikel untuk di baca. setelah di diskusikan artikel artikel tersebut nantinya di kategorikan ke dalam tiga baian tadi.

Sabtu, 06 Juni 2020

Pembelajaran Audio Visual Sejarah

MGMP.S - Pembelajaran sejarah selalu identik dengan mode hafalan nama tokoh, tempat dan peristiwa, hal ini tidak sebenarnya salah namun ketika banyak orang hanya menganggap pelajaran sejarah seperti itu biasanya hal yang muncul untuk pertama kali adalah bosan.

Silabus dan RPP SEJARAH



Untuk membantu kinerja pengajar maka RPP adalah perangkat yang sudah menjadi kewajiban yang melekat pada tugas guru terkhusus bagi guru Mata pelajaran Sejarah.

RPP Download di sini untuk RPP dan Siabus

Update RPP Sejarah Indonesia SMA UNDUH DI SINI